Mandriva Linux 2010

Mandriva telah merilis Mandriva Linux 2010, software distro Linux desktop terbaru, yang didesain untuk memenuhi kebutuhan user terutama soal keamanan, performance, dan sisi ergonomic. Akan segera hadir, Mandriva Linux 2010 ini juga bakal segera menembus pasar karena kemudahan penggunaannya, menurut Mandriva.

“Dalam pencarian kami yang tiada akhir untuk memberikan experience bagus bagi user, kami tidak pernah lepas dari target membuat satu dari system operasi paling advanced di seluruh dunia.” ungkap vice president Mandriva, Anne Nicolas-Velu.

Inovasi yang ditambahkan dalam software open source Mandriva Linux 2010 tersebut adalah Smart Desktop, dimana user dapat mengatur file, seperti dokumen, email, gambar dan video sesuai pilihan mereka, dan mereka dapat dengan mudah menambah note, comment, dan tag. Software ini juga diluncurkan dengan pilihan environment desktop KDE 4.3.2 dan GNOME 2.28, plus tool open source lain termasuk Firefox 3.5.3, Xorg Server 1.6.5 dan Go-OO, cabang dari aplikasi lain dariOpenOffice.org.

Platform Mandriva Linux 2010 ini hadir dalam 3 edisi, 2 gratis (free) download (mandriva.com) dan Mandriva One termasuk support dan layanan. Mandriva One merupakan live CD yang dapat di-instal secara permanen, sementara Free Edition berupa versi box untuk 69 atau slim pack dengan tanpa dokumentasi untuk 64. Sebuah langganan PowerPack mempermudah akses download selama 12 bulan.
READMORE
 

LANGKAH-LANGKAH INSTALASI LINUX (DEBIAN)

LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A

[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.

Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.

LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................

boot:_ [ENTER]

LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:

' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]

' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].

' Relase Notes '
Pilih [ENTER].

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure the Keyboard

tekan [ENTER].

' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,

qwerty/us : U.S. English (QWERTY)

[ENTER]

LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]

' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]

' Lilo Limitations '
[ENTER]

' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]

Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]

LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]

' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]

' Are You Sure? '
pilih [ENTER]

LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]

' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,

Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]

' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,

/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]

' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]

' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]

' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]

LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]

' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]

' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]

' Please Wait '

' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]

' Please Wait '

LANGKAH VIII
Memilih Driver

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]

' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]

' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,

1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]

' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]

' kebdev '
pilih, [ENTER]

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]

' mousedev '
pilih, [ENTER]

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]

2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]

' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]

' eepro100 '
pilih, [ENTER]

atau bila gagal bisa coba bonding

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]

Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]

3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]

' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]

' msdos '
pilih, [ENTER]

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]

4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]

' apm '
pilih, [ENTER]

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

pilih, ' cpuid ' [ENTER]

' cpuid '
pilih, [ENTER]

' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]

Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]

Pilih, ' Exit ' [ENTER]

LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Configure the network

[ENTER]

' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]

' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]

' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]

' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]

' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]

' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]

' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]

LANGKAH X
Menginstall Base System

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Install the base system
[ENTER]

' Select Installation Medium '
pilih,

' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]

' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]

' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]

' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.

LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Make System Bootable
[ENTER]

' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]

' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]

' Securing LILO '
[ENTER]

LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Make a Boot Floppy

Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]

' Change Disk '
[ENTER]

Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy

LANGKAH XIII
Mereboot Komputer

' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,

Next : Reboot The System
[ENTER]

' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]

Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.

Keluarkanlah cd deal dari cdrom.

Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,

Linux
WIN/Dos

Pilih Linux [ENTER]

LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian

Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]

' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]

What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]

Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]

' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]

Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]

Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]

Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]

Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]

' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]

Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]

' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]

Masukkan cd deal ke dalam cdrom.

Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]

Scan another CD?
pilih [ENTER]

Add another apt source?
pilih [ENTER]

Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]

Run tasksel?
pilih [ENTER]

Run dselect?
pilih [ENTER]

Run dselect?
pilih, [ENTER]

Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]

Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]

I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]

You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]

'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]

LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)

Coba masukkan login root dan passwordnya.

Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:

apt-get install "nama paket" [ENTER]

Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :

apt-get install lynx [ENTER]

Do you want to continue? [Y/n]
ketikan y [ENTER]

Setelah selesai menginstall lynx coba ketikkan perintah ini di console :
lynx kambing.vlsm.org [ENTER]

Jika berhasil masuk ke halaman kambing.vlsm.org berarti anda berhasil.
Selamat menggunakan Debian!
Selamat mencoba di rumah!

Copyright (C) 2003 (Hak Cipta) IKI-20230/80230.
Diizinkan untuk melakukan penyalinan utuh serta mendistribusikan seluruh berkas pada segala macam media, dengan ketentuan menyertakan nota hak cipta ini.
READMORE
 

Trik Sembunyikan Drive di Komputer

Jika Anda berniat untuk menyembunyikan drive (C,D,E, dan sebagainya) di komputer, maka mungkin trik berikut ini dapat membantu Anda :
1. Pilih Start->Run->ketikkan cmd->OK
2. Ketika diskpart, tekan Enter
3. Ketik list volume untuk menentukan drive mana yang akan disembunyikan, pilih enter
4. Misalkan drive yang dipilih ada adalah drive D, maka pilih volume 3, dan tekan Enter
5. Ketik remove letter D, tekan Enter, dan pilih Exit untuk keluar dari diskpart
6. Hasilnya bisa dicek di Windows Explorer, atau bisa di-restart dulu.
7. Untuk mengembalikan drive ke posisi semula, dapat melakukan langkah 1-4, dan kemudian ketik assign letter D



Untuk cara lainnya yang juga mudah dilakukan dengan menggunakan gpedit (group policy editor) :
1. Pilih Start->Run->ketik gpedit.msc, pilih OK
2. Klik double User Configuration-> Administrative Templates -> Windows Components -> Windows Explorer->lihat di jendela sebelah kanan, pilih enable di Hide specified drives in My Computer, lalu tentukan drive yang akan disembunyikan
3. Misalnya disini yang akan disembunyikan adalah drive D, maka pilih Restrict D drive only, pilih Apply dan OK
4. Hasilnya bisa dilihat di Windows Explorer
5. Untuk mengembalikan ke posisi semula, bisa melakukan langkah seperti di atas, lalu pada jendela Hide specified drives in My Computer pilih opsi Not Configured, pilih Apple dan OK

READMORE
 

Konfigurasi PostfixTSL (Trustix Secure Linux) 3.0

Postfix adalah mail transfer agent yang dikembangkan oleh Wietse Venema. Beberapa fitur yang ditawarkan oleh Postfix :

* Performance. Postfix mampu melayani sejuta email dalam sehari
* Kompatibilitas. Postfix sangat kompatibel dengan Sendmail (yang sudah banyak dipergunakan orang sebagai MTA di UNIX.
* Terdiri beberapa program kecil yang saling tidak percaya. Jika Sendmail hanya mampunyai satu program besar dan satu file konfigurasi besar, maka Postfix memiliki program-program kecil yang menjalankan tugasnya secara spesifik.
* Keamanan. Postfix dijalankan dengan proteksi bertingkat, oleh program-program kecil yang saling tidak percaya. Masing-masing program dijalankan oleh user khusus (bukan setuid).
* Multiple Transport. Postfix dapat mengirim surat dengan modus SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan UUCP (Unix to Unix Copy Protocol) sekaligus.
* Mendukung format Maildir. Maildir adalah format boks penyimpanan surat dalam bentuk folder daripada berbentuk satu fila (mbox).
* Kemudahan konfigurasi. Meskipun Postfix terdiri dari banyak program kecil, namun hanya memiliki satu file konfigurasi yang mudah untuk di seting yakni /etc/postfix/main.cfg.


Bagaimana Postfix bekerja

Berikut sekilas gambaran bagaimana Postfix bekerja :

1. Jika ada mail lokal, maupun mail remote yang mempergunakan SMTP, diletakkan ke dalam direktori /var/mail/postfix/maildrop. Direktori ini world writable, dan permissionnya selalu dicek oleh pickup daemon setiap kali ada mail masuk.
2. Di sini akan dicek host, domain, maupun username yang dituju. Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Biasanya ada satu tembusan ke postmaster.
3. Dari maildrop, mail akan di clean-up dengan menambahkan header, dan meletakkannya di direktori /var/mail/postfix/incoming. Disini program queue manager akan diaktifkan.
4. Queue Manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukan untuk jaringan lokal dan mail yang ditujukan untuk host/jaringan remote. Jika ada mail yang macet, Queue Manager akan memilahnya, sehingga tidak mempengaruhi pengantaran mail lainnya.
5. Trivial-rewrite adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari tujuan surat.

Instalasi dan aktivasi Postfix

Untuk distribusi TSL (Trustix Secure Linux), Postfix sudah menjadi bagian dari paket instalasi. Yang diperlukan hanyalah mengaktifkannya. Namun jika pada saat instalasi terlewatkan, Postfix bisa diinstal secara manual. Berikut langkah instalasinya :

* Mount CD Trustix Secure Linux dengan account root.


# mount /dev/cdrom /mnt/cdrom

* Masuk ke direktori RPMS, tempat disimpannya program aplikasi.


# cd /mnt/cdrom/Trustix/RPMS

* Instal Program Postfix dari Trustix Secure Linux


# rpm -ivh postfix-19991231_p108-1tr.i386.rpm

* Setelah itu, postfix bisa langsung diaktifkan (dengan catatan komputer memiliki alamat host FQDN), dengan menjalankan skrip yang sudah terpasang di /etc/rc.d/init.d.


# /etc/rc.d/init.d/postfix start

* Untuk mengecek postfix sudah berjalan dengan baik, bisa dilakukan dengan beberapa cara


# netstat -a

Active Internet connections (servers and established)

Proto Recv-Q Send-Q Local Address Foreign Address State

tcp 0 0 localhost:smtp *:* LISTEN

tcp 0 0 *:6000 *:* LISTEN

tcp 0 0 *:printer *:* LISTEN

raw 0 0 *:icmp *:* 7

raw 0 0 *:tcp *:* 7

# ps ax

PID TTY STAT TIME COMMAND

1 ? S 0:06 init [3]

2 ? SW 0:00 [kflushd]

3 ? SW 0:00 [kupdate]

4 ? SW 0:00 [kpiod]

5 ? SW 0:00 [kswapd]

6 ? SW<>

227 ? S 0:00 syslogd -m 0

235 ? S 0:00 klogd

248 ? S 0:00 crond

261 ? S 0:00 lpd

380 tty1 S 0:00 login - sofyan

381 tty2 S 0:00 login - root

382 tty3 S 0:00 /sbin/mingetty tty3

383 tty4 S 0:00 /sbin/mingetty tty4

384 tty5 S 0:00 /sbin/mingetty tty5

385 tty6 S 0:00 /sbin/mingetty tty6

388 tty1 S 0:00 -bash

395 tty2 S 0:00 -bash

527 ? S 0:00 /usr/lib/postfix/master

551 pts/0 S 0:00 /bin/bash

557 pts/0 R 0:00 ps ax

Kofigurasi Postfix

Konfigurasi Postfix dilakukan dengan mengedit file konfigurasi postfix yang berada di /etc/postfix/main.cf. Beberapa parameter penting yang perlu di edit untuk memfungsikan Postfix :
Konfigurasi dasar

Berikut contoh konfigurasi dasar;


queue_directory = /var/spool/postfix

command_directory = /usr/sbin

daemon_directory = /usr/lib/postfix

mail_owner = postfix

default_privs = nobody

myhostname = host.trustix.co.id

mydomain = trustix.co.id

myorigin = $mydomain

inet_interfaces = all

mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain

virtual_maps = hash:/etc/postfix/virtual

alias_maps = hash:/etc/postfix/aliases

alias_database = hash:/etc/postfix/aliases

recipient_delimiter = +

mail_spool_directory = /var/spool/mail

mynetworks = 192.168.21.0/28, 127.0.0.0/8

smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name

debugger_command =

PATH=/usr/bin:/usr/X11R6/bin

xxgdb $daemon_directory/$process_name $process_id & sleep 5

Postfix sebagai mail server Intranet

Cara yang paling mudah untuk seting Postfix di dalam intranet, adalah mengirimkan semuanya ke mail gateway, dan biarkan mail gateway meneruskan semua emailnya. Beberapa konfigurasi yang perlu ditambahkan


/etc/postfix/main.cf:

myorigin = $mydomain

relayhost = gateway.trustix.co.id

disable_dns_lookups = yes

Postfix sebagai mail host lokal dalam intranet

Jika di dalam Intranet, postfix berperan sebagai host yang mengirimkan email lokal, langsung mengirim mail tanpa melewati mail server gateway, setingnya sebagai berikut :


/etc/postfix/transport :

trustix.co.id smtp:

.trustix.co.id smtp:

host.trustix.co.id local:

host.trustix.co.id local:

/etc/postfix/main.cf :

transport_maps = hash : /etc/postfix/transport

Postfix di mesin dialup

Pada host dengan sambungan dialup, Postfix dapat diseting dengan menambahkan parameter berikut :


/etc/postfix/main.cf :

relayhost = smtp.provider.net

defer_transports = smtp

disable_dns_lookups = yes

Saat anda mengirimkan email, Postfix akan menempatkannya dalam antrian, dan dapat dipaksa untuk mengirimkan (flush the queue), dengan menjalankan perintah :


/usr/sbin/sendmail -q

Jangan lupa untuk menjalankan ulang postfix setelah anda mengubah konfigurasinya.


#/etc/rc.d/init.d/postfix restart

Virtual Domain dan aliases
Virtual Domain

Untuk seting virtual domain , pastikan di /etc/postfix/main.cf terdapat baris :


virtual_maps = hash:/etc/postfix/virtual

Edit file /etc/postfix/virtual dengan sintaks :


virtual.domain apasaja

user@virtual.domain sofyan,root

Dari keterangan di atas, berarti secara default, semua user di real domain, punya alamat juga di virtual domain. Kemudian di baris kedua, dapat pula ditambahkan, user tertentu akan diteruskan ke alamat tertentu. Dalam contoh diatas, setiap email yang tertuju ke user@virtual.domain akan diteruskan ke sofyan@real.domain dan root@real.domain.

Selesai editing file /etc/postfix/virtual, jalankan :


# postmap -c /etc/postfix hash:/etc/postfix/virtual

Kemudian restart postfix untuk memastikan virtual domain telah aktif.


# postfix reload

Aliases

Untuk mengaktifkan aliases cukup mudah. Pertama pastikan baris berikut ada di /etc/postfix/main.cf


alias_maps = hash:/etc/postfix/aliases

alias_database = hash:/etc/postfix/aliases

Setelah itu edit file /etc/postfix/aliases, tambahkan beberapa baris alias.


# alias default dari postfix

MAILER-DAEMON: postmaster

postmaster: root

bin: root

daemon: root

named: root

nobody: root

uucp: root

www: root

ftp-bugs: root

postfix: root

# tambahan alias sendiri

spawn: sofyan

# Well-known aliases

manager: root

dumper: root

operator: root

abuse: postmaster

decode: root

Selesai edit file tersebut, jalankan perintah newaliases untuk memasukkan alias baru ke dalam postfix, dan setelah itu reload postfix-nya.


# newaliases

# postfix reload

POP3 Server

Untuk mengaktifkan POP3 Server (merupakan paket tersendiri, bukan bagian dari postfix) dapat dilakukan dengan cara :

* Edit /etc/inetd.conf, remark bagian berikut :


pop3 stream tcp nowait root /usr/bin/tcpd ipop3d

* Jalankan / Restart inet services


# /etc/rc.d/init.d/inet start

Pengujian

Untuk menjalankan test apakah Postfix sudah berjalan dengan baik, bisa dilakukan dengan mengirimkan mail, baik antar user lokal maupun Internet.
Test kirim kepada user lokal


# mail sofyan

subject : Test

Testing satu dua tiga

.

Cc: root

#

Test terima dari user lokal


# su sofyan

$ mail

Mail Version 8.1 6/6/93. Type ? for help.

``/var/spool/mail/sofyan'': 1 message 1 new

>N sofyan@trustix.co.id Fry Jul 28 12:02 13/447 ``Test''

& (tekan enter)

From root@trustix.co.id Fri Jul 28 12:02:01 2000

Return-Path:

Delivered-To: sofyan@trustix.co.id

Received: by trustix.co.id (Postfix, from userid 0)

id E4ACF1C35F; Fri, 28 Jul 2000 12:00:28 +0800 (BORT)

To: sofyan@trustix.co.id

Subject: Test

Cc: root@trustix.co.id

Message-Id: <20000728040028.e4acf1c35f@trustix.co.id>

Date: Fri, 28 Jul 2000 12:00:28 +0800 (BORT)

From: root@trustix.co.id (root)

Status: RO

Testing satu dua tiga

& (tekan enter untuk kembali ke prompt)

$

Test terima dan kirim dari host lain

Untuk menjalankan test dari host lain, cukup tunjuk mesin postfix (baik real host maupun virtual host) menjadi SMTP dan POP3 Server. Seting tergantung dari mail client yang dipergunakan.


Di ambil dari
Modul Postfix

This document was generated using the LaTeX2HTML translator Version 99.2beta5 (1.38)

Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, Nikos Drakos, Computer Based Learning Unit, University of Leeds.
Copyright © 1997, 1998, 1999, Ross Moore, Mathematics Department, Macquarie University, Sydney.

The command line arguments were:
latex2html postfix.tex
READMORE
 

Sedikit Penjelasan Hardware Jaringan

Sekilas mengenai hardware jaringan
=====================================================

Yup, kali ini saya akan coba jelaskan sedikit gambaran mengenai fungsi dari hardware jaringan yang telah di request. Yakni Router, Switch dan Hub. Langsung aja ke bahasannya ...

Router : Router, digunakan untuk menyambung 2 jaringan yang berbeda. Sebagai contohnya, untuk menyambungkan antara LAN dengan Internet diperlukan adanya router sebagai jembatan dari 2 jaringan tersebut.

Kedudukan router biasanya diletakkan sesudah modem, kira-kira gambarannya adalah seperti ini.
___________ ___________ ___________ ___________
| | | | | | | |
| Internet |----| Modem |----| Router |----| LAN |
|__________| |__________| |__________| |__________|



Router yang digambarkan diatas berfungsi sebagai gateway, sekaligus firewall.

Gateway : Gerbang penantian menuju internet. Masing-masing client/workstation dalam jaringan melewati gateway terlebih dahulu untuk menuju internet. Bisa digambarkan seperti ini :

___________ __________________ ___________
| | | | | |
| Internet |----| WS1 as Gateway1 |----| WS Lain |
|__________| |_________________| |__________|
|
|
_____|____
| |
| WS Lain |
|__________|


Firewall : Biasanya dipasang diantara internet dan router. Firewall berfungsi sebagai tembok keamanan untuk jaringan dalam [ LAN ]. Didalamnya biasanya terdapat fasilitas, firewall, logging, snort. etc.

Contoh router phisik multifungsi seperti itu adalah Cisco Router. Tetapi saya lebih cenderung memakai alternatif router yaitu menggunakan Smoothwall. Karena smoothwall hanya memerlukan komputer butut yang sudah lama tidak terpakai dengan harddisk sekitar 300 mb, dan tentunya 2 lan card.
Smoothwall adalah distro linux khusus yang didesain untuk menangani masalah router, firewall, dan gateway. Selain itu Router pun digunakan untuk menyambungkan 2 LAN, yang berbeda subnet masknya. Lebih kearah Intranet.

Switch : Biasanya switch banyak digunakan untuk jaringan LAN token star.

Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Hub : Sama seperti switch, tetapi perbedaannya adalah hub tidak memiliki faslitas routing. Sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast)

Untuk sementara segitu dulu aja penjelasannya yah ... heheuhuehue ... silahkan request lagi.
Nggak mahal kok, cuma 9 jutaan. Huehueh ....
READMORE
 

Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet

Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.

Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. ( Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )

Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet.

Sebagai catatan dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. :D . Ini nyata.)

Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah :

rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

Tapi setahu penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

root@alk.rootThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it #rpm -qa | grep pppoe

rp-pppoe-3.5-27

Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.

Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:

root@alk.rootThis e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it #ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)

Interrupt:10 Base address:0x1080

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)

Interrupt:9 Base address:0x1400



lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)

Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling :D~~~.

Langkah berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default terdapat dalam :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx



Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1



Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.1.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

IPADDR=192.168.1.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.1.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.

BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.

HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

IPADDR : alamat ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.

NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.

ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??
READMORE
 

Segera Hadir: Internet Super Cepat

Internet akan segera usang. Ilmuwan yang mengembangkannya kini tengah membuat penggantinya yang memiliki kecepatan jauh lebih tinggi, seperti dikutip dari Times Online. Pada kecepatan 10.000 lebih cepat dari koneksi pita lebar, "the grid" dapat mengirimkan seluruh katalog Rolling Stones dari Inggris ke Jepang kurang dari dua detik.

The grid juga dapat menyediakan tenaga yang dibutuhkan untuk mengirimkan gambar hologram; memungkinkan online gaming dengan ratusan ribu pengguna; dan menyajikan telefon video dengan tarif pulsa lokal.

David Britton seorang professor fisika dari Universitas Glasgow mengatakan bahwa teknologi grid dapat me-revolusi masyarakat. Dengan tingkat teknologi seperti ini, generasi masa depan dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang belum pernah dibayangkan, katanya.

Kemampuan the grid dapat Anda saksikan musim panas ini di Cern. The grid akan diaktifkan pada saat yang bersamaan untuk menangkap data yang dihasilkan.

Cern yang berlokasi dekat Geneva, memulai proyek grid tujuh tahun lalu saat Ilmuwan menyadari bahwa LHC dapat menangkap data ekuivalen dengan 56m CD.

The grid dibuat dengan kebel serat optik dan routing center modern, yang berarti tidak ada komponen yang usang untuk memperlambat data. 55.000 server telah di-install dan dalam jangka waktu 2 tahun, 200.000 lagi akan datang.

"Ini akan menuju pada sebuah era yang bernama cloud computing, dimana orang menyimpan informasi mereka secara online dan dapat mengaksesnya dimana saja," katanya.
READMORE
 

Telah Resmi: Google Kini Mendukung IPv6

Dua bulan setelah meluncurkan situs pencarian utamanya dalam versi IPv6, Google kini secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah mendukung IPv6. Artikel di bawah ini adalah terjemahan langsung dari pengumuman di blog resmi Google.

Kami sangat memperhatikan kesehatan internet. Belakangan ini, kami semakin prihatin bahwa IPv4, alamat - alamat yang digunakan komputer untuk berhubungan dengan internet akan habis. Prediksi saat ini memperlihatkan bahwa alamat IPv4 akan habis suatu saat di akhir 2011, dan walaupun beberapa teknologi seperti Network Address Translation (NAT) dapat memberikan solusi sementara, mereka membuat arsitektur internet menjadi rumit dan mempersulit pengembangan aplikasi baru.

Oleh karena itu kami sangat senang untuk mengumumkan bahwa pencarian Google kini tersedia melalui IPv6 di ipv6.google.com (anda akan membutuhkan koneksi IPv6 untuk mengakses situs ini).

Di mana IPv4 menyediakan sekitar 4 milyar alamat IP - tidak cukup untuk memberikan satu alamat IP untuk masing - masing penduduk bumi yang berjumlah 6 milyar, IPv6 menyediakan alamat yang cukup untuk memberikan tiga milyar jaringan untuk setiap manusia di muka bumi ini.

Kami berharap untuk memungkinkan setiap komputer dan alat portabel di jaringan untuk dapat berkomunikasi secara langsung - ide yang disebut "end to end principle" yang sangat penting desain internet - IPv6 akan memungkinkan pertumbuhan internet secara terus menerus dan memungkinkan penemuan aplikasi baru.

Dengan sistem operasi seperti Windows Vista, Mac OS X dan Linux menyediakan dukungan berkualitas tinggi untuk IPv6, kami berharap bahwa implementasi massal IPv6 hanya tinggal waktu saja. Untuk itu, kami akan menyelesaikan jatah pekerjaan kami.
READMORE
 

Ilmuwan Australia Buat Internet 100 Kali Lebih Cepat

Pengguna komputer yang frustasi dengan koneksi internet lambat sebentar lagi dapat menelusuri web 100 kali lebih cepat berkat teknologi baru dari Australia. Ilmuwan dari Universitas Sydney mengatakan bahwa mereka telah mengembangkan teknologi baru yang dapat mempercepat internet tanpa membebankan biaya tambahan kepada pengguna.

Digambarkan sebagai "retak kecil pada sebuah gelas," sirkuit photonic yang terintegrasi ini meningkatkan kinerja serat optik tradisional, kata Profesor Ben Eggleton.

"Sirkuit ini menggunakan retakan sebagai pedoman atau jalur informasi, mirip seperti kereta yang dapat berpindah dari satu rel ke rel lain, tetapi perpindahan ini hanya membutuhkan waktu satu picodetik. Ini berarti dalam satu detik tombol ini aktif dan non-aktif sekitar satu juta kali."

Prof Eggleton mengatakan bahwa teknologi ini telah dikembangkan selama empat tahun terakhir. Saat ini kita masih menggunakan elektronik untuk switching yang bekerja cukup baik, tetapi dengan majunya kita menuju masa depan berteknologi tinggi, pemakai menginginkan internet yang memuaskan.

Prof Eggleton mengatakan pada pengujian awal teknologi ini menunjukkan kemungkinan memperoleh kecepatan internet sampai dengan 60 kali dari jaringan Telstra yang ada sekarang.

Jika dikembangkan lebih lanjut, sirkuit ini dapat menghasilkan kecepatan sampai dengan 100 kali, katanya. "Kita berbicara mengenai jaringan yang memiliki potensi peningkatan kecepatan sampai dengan 100 kali tanpa membebankan pelanggan dengan biaya lebih."
READMORE
 

FriendFeed Percepat RSS dengan SUP

RSS adalah tulang punggung dari berbagai layanan web 2.0 hari ini, walaupun kecepatannya tidak ideal. Tata krama di web juga mendikte frekuensi pengecekan RSS untuk tidak dilakukan lebih dari 15 menit sekali. Apabila menggunakan beberapa aplikasi sekaligus, terkadang informasi yang kita tunggu membutuhkan sekitar 1 jam sebelum sampai di tempat kita. Contoh: Google Reader -> FriendFeed -> FeedBurner.

Beberapa orang mencoba mengatasi solusi ini akan tetapi hari ini adalah pertama kalinya solusi proyek open source yang tengah dikembangkan FriendFeed diumumkan. FriendFeed tengah mengembangkan add-on open source untuk RSS dan Atom untuk memudahkan deteksi feed yang telah diperbaharui — mempercepat web.

SUP
FriendFeed tengah mengembangkan spesifikasi baru yang dinamakan Simple Update Protocol (SUP). Salah seorang pendiri FriendFeed Paul Buchheit mengatakan bahwa SUP adalah "sebuah 'ping feed' sederhana dan kecil yang digunakan layanan web untuk memberi tahukan konsumen bahwa feed mereka telah diperbaharui. SUP mengurangi latensi sekaligus meningkatkan efisiensi tanpa perlu melakukan banyak pengecekan periodik." (via RWW)

Dengan kata lain, sebuah protokol sejenis "push mail" (fitur utama yang ditawarkan BlackBerry) atau "IMAP IDLE" (solusi open source-nya) untuk RSS. Beberapa keuntungan dari SUP:

* Mudah diimplementasikan — kebanyakan situs dapat menambahkan dukungan ini hanya dengan menambahkan beberapa baris coding
* Bekerja melalui HTTP sehingga mudah diimplementasikan
* Cacheable
* Kecil — update hanya berukuran 21 bytes
* Tidak membocorkan nama pemakai atau data sensitif (seperti Google Reader Shared Items)

Baca juga pengumuman FriendFeed untuk detil lebih lanjut.
READMORE